Ketua Umum Yayasan Bhakti Sepakbola Indonesia Ajak Atlet Sepakbola Pikirkan Masa Depannya

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 29 Oktober 2023 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Tae-yong dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Instagram.com/shintaeyong7777)

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Tae-yong dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Instagram.com/shintaeyong7777)

HEISPORT.COM – Ketua Umum Yayasan Bhakti Sepakbola Indonesia Erick Thohir mengajak para atlet untuk membuka pikiran para atlet akan masa depannya ketika sudah tidak berkarier lagi.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Kita selalu melihat bagaimana ketika para atlet ini termasuk pemain sepak bola, ketika masa jaya-jayanya dielukan.”

“Tapi begitu setelah lewat waktunya, dilupakan,” kata Erick Thohir.

Erick Thohir menyampaikan hal itu saat ditemui wartawan di Gedung Bursa Efek, Jakarta, Sabtu, 28 Oktober 2023.

Tak dipungkiri, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ini mengungkapkan nasib para atlet setelah tidak lagi berprofesi.

Baca artikel lainnya di sini: Jasasiaranpers.com Melayani Jasa Publikasi Press Release Secara Serentak di Puluhan Media

“Nah itu kenapa Yayasan Bhakti Sepakbola Indonesia ini kita bentuk dibawah PSSI,” kata Erick Thohir.

“Tidak lain untuk memastikan para atlet yang hari ini masih ada di Tim Nasional kita mulai buka pola pikirnya, karena mayoritas setelah mereka tidak main sepak bola rata-rata sudah tidak punya apa-apa,” ujar Erick Thohir.

Berkaca dari dunia sepakbola, hal tersebut juga terjadi di luar negeri.

Menurut Erick yang pernah menjabat sebagai Presiden Inter Milan ini melihat atlet yang tidak menyiapkan dirinya untuk masa depan maka masa depannya bisa menyedihkan.

“Itulah kenapa mereka bersama Bursa (Efek Indonesia) kita mendorong mereka mulai membuka yang namanya investasi ketika mereka punya gaji besar, bonus, dan lain-lain,” ucap Erick Thohir.

“Juga untuk yang sudah pensiun kita coba kerja sama kan dengan BPJS kesehatan karena rata-rata biasanya isunya nanti kesehatan,” tutur Erick Thohir.***

Berita Terkait

Jonatan Christie Jadi Juara All England 2024 Lewat All Indonesian Finals, Mengulang Prestasi 30 Tahun Lalu
Live TV One, Ahad 31 Maret 2024: Keith Thurman Tantang Tim Tszyun Setelah Absen Selama 2 Tahun
Harapan Penggila Tinju Kandas Soal Perang Besar di Atas Ring antara Saul Canelo Alvarez vs David Benavidez
Termasuk bagi Atlet, Sejak Lama BUMN Memiliki Peran yang Sangat Besar dalam Dunia Olahraga Nasional
Merasa Dirugikan oleh Wasit, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Resmi Layangkan Protes ke AFC
Peraih 3 Medali Olimpiade Lisa Raema Rumbewas Meninggal Dunia, Sang Lifter Legendaris Indonesia
Akademi Sepak Bola Garudayaksa Kerja Sama dengan Aspire Qatar, Prabowo Kita Ingin Masuk Piala Dunia
Kolaborasi dengan Aspire Academy Asal Qatar, Ketua Umum PSSI Sebut Prabowo Majukan Sepakbola
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terbaru