HEISPORT.COM — Perwakilan KONI Pusat berkesempatan untuk melihat secara langsung proses pembuatan alat peraga olahraga layangan aduan.
Dalam kunjungan ini, KONI Pusat bersama Pemerintah Pusat mengamati setiap tahap produksi, mulai dari bahan seperti benang hingga proses akhir pembuatan, sebagai bagian dari permohonan PERLASI untuk menjadi anggota KONI.
KONI Pusat menegaskan dukungan penuh terhadap upaya memajukan industri olahraga layangan aduan di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Perjalanan Menuju Piala Dunia 2026: Kisah Para Peserta yang Lolos
Erick Thohir: Tidak Ada Lagi Naturalisasi, Timnas Sudah Cukup Kuat
Kementan dan PORDASI Kerja Sama Strategis, Kembangkan Komoditas Kuda Nasional dan Olahraga Berkuda

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah salah satu industri olahraga yang perlu kita dorong agar berkembang, serta dikenal di kancah internasional,” ujar SEKJEN KONI Tb. Lukman Djajadikusuma atau yang lebih akrab disapa Ade Lukman.
Dalam kesempatan tersebut, PERLASI Pusat mengundang SEKJEN KONI untuk hadir dalam KEJURNAS 2026. “InsyaAllah, Hadir,” jawab SEKJEN KONI.
KONI menekankan bahwa untuk menjadi anggota KONI, terdapat beberapa persyaratan, seperti eksistensi di tingkat nasional, keanggotaan PB, serta federasi internasional.
Baca Juga:
Sukses Bobol Pertahanan Arab Saudi, Prabowo Subianto: Terima Kasih, Tim Nasional Luar Biasa
Timnas Indonesia Tanding Lawan Arab Saudi, Sebanyak 2.811 Personel Gabungan Lakukan Pengamanan
Pemain Belakang Timnas Indonesia, Jordi Amat Tidak akan Tampil dalam Laga Lawan Tiongkok
PERLASI, sebagai cabang olahraga yang populer di Indonesia, diharapkan dapat memenuhi persyaratan tersebut.***











