Canelo vs Charlo (3): Kejuaraan Dunia Sejati Uper Middleweight Live TvOne, Akankah Nasib Khan Menimpa Charlo?

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 22 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: M. Nigara, Wartawan Tinju Senior dan Kmentator Tinju Tvone

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

HEISPORT.COM – Bukan ringan bagi seorang juara sejati pun untuk naik kelas.

Apalagi jika harus naik dua kelas dari junior middleweight ke super middlewight.

Enam kilo lebih, berat badan sang petinju harus ditambahkan.

Suasana itulah yang saat ini sedang dialami oleh sang juara dunia sejati kelas Super welterweight/ junior middleweight )WBC, WBA, IBF, WBO, the Ring), Jermell Charlo.

Ambisinya untuk menghentikan kedigdayaan Saul Canelo Alvarez, juara dunia sejati kelas menengah super (WBC, WBA, IBF, WBO, the Ring), begitu menggebu.

Awalnya Jermall Charlo, sang kembaran Jermell yang menyandang gelar juara dunia kelas menengah WBC siap melangkah ke atas. Tapi kemudian batal.

Laga pun kembali dirancang dan diundur dua kali. Finalnya, Sabtu (30/9/23) malam waktu T. Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika yang justru melangkah adalah Jermell Charlo.

Nasib Khan?

Banyak pakar yang menyebut laga itu akan sangat berat bagi Jermell Charlo. Sedikitnya ada tiga persoalan pokok yang harus ia hadapi.

Pertama, konsentrasinya tercurah untuk menambah berat badan dari 69,853 kilo ke 76,204 kilo. Charlo harus menaikan berat badanya 6,351 kilo.

Secara teori, ia harus makan melebihi porsi. Melengkapi dengan nutrisi dan obat-obat lain.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Kedua, di saat bersamaan, ia harus berlatih super keras karena lawan yang akan dihadapi bukan juara dunia biasa-biasa saja.

Sekali lagi, secara teori, jika seseorang berlatih ekstra keras, dia akan menguras segalanya: pikiran, tenaga, dan lain-lain. Artinya, penambahan berat badan akan sulit tercapai.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Terakhir, ketiga, ini juga biasa dan umum terjadi, jika dua persoalan yang ada di depan mata bersamaan datangnya, dan saling bertolak belakang, kesulitan akan membentang.

Jujur, tidak banyak orang dapat
melalui dengan baik. Bersyukurnya, ada banyak pakar dari berbagai disiplin ilmu menjadi pendamping para jawara itu.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Apa lagi, Jermell juga bukan petinju kaleng-kaleng. Dia menjadi 4 juara dunia sejati dari ribuan petinju profesional yang ada di jagad ini.

Selain Canelo dan Jermell Charlo, Terrance Crawford serta Devin Haney yang menurut Fightnews rangking juga juara dunia sejati di kelas welter dan lightweight.

Tapi, sekedar mengingatkan Amir Khan, juara dunia kelas welter asal Inggris, pernah mengalami nasib buruk.

Khan, selain tergiur dengan bayaran besar, ia juga memiliki ambisi ingin menghentikan kedigdayaan Canelo.

Di luar dugaannya, Khan tersungkur di ronde ke-6 dalam laga kejuaraan dunia kelas menengah versi WBC.

Padahal, sekitar 20.000 penonton T. Mobile Arena, terutama para pendukung Khan yang sepanjang laga memindahkan kebiasaan menonton Liga Inggris ke sana. Maka keriuhannya begitu luar biasa.

Khan tampil tidak seperti biasa, khususnya setelah ronde ketiga. Naik 6 kilo menjadi kendala yang tak terpikirkan oleh kubunya. Padahal Khan juga bulan juara dunia yang biasa-biasa.

Akankah nasib Khan menimpa Jermell Charlo? Kita memang harus menunggu hasilnya. To be continued.***

Berita Terkait

Farhan Beri Apresiasi IBL, Liga Basket Indonesia Dinilai Makin Berkembang dan Inklusif
BRI Berkomitmen Dukung Pembalap Muda Bertalenta Mario Aji di Ajang Moto2 Tahun 2025
Dari Cedera hingga Kemenangan: Mini Series “KITA” Kupas Perjalanan Atlet IBL
Sejak Erick Thohir Ketua Umum PSSI, Peringkat FIFA Timnas Indonesia Menanjak, dari 152 Menjadi 125
120 Ribu Penonton! MotoGP Mandalika 2024 Banjir Sorotan, Apa Kata Jokowi Tentang Event Ini?
Babak Akhir Menegangkan! Indonesia Nyaris Kalah, Tapi Tetap Lolos ke Piala Asia U-20!
Berkat Dukungan BRI, Kualitas Kompetisi BRI Liga 1 Membaik dan Ciptakan Perputaran Ekonomi Hingga Rp10,4 triliun
Bulu Tangkis Mendapat Sentuhan Baru di BDMNTN-XL, Siapakah Favorit Anda?

Berita Terkait

Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:58 WIB

Farhan Beri Apresiasi IBL, Liga Basket Indonesia Dinilai Makin Berkembang dan Inklusif

Senin, 3 Maret 2025 - 14:51 WIB

BRI Berkomitmen Dukung Pembalap Muda Bertalenta Mario Aji di Ajang Moto2 Tahun 2025

Kamis, 6 Februari 2025 - 22:42 WIB

Dari Cedera hingga Kemenangan: Mini Series “KITA” Kupas Perjalanan Atlet IBL

Jumat, 29 November 2024 - 20:30 WIB

Sejak Erick Thohir Ketua Umum PSSI, Peringkat FIFA Timnas Indonesia Menanjak, dari 152 Menjadi 125

Minggu, 29 September 2024 - 23:20 WIB

120 Ribu Penonton! MotoGP Mandalika 2024 Banjir Sorotan, Apa Kata Jokowi Tentang Event Ini?

Berita Terbaru