HAIINDONESIA.COM – Anak muda punya posisi strategis dalam pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024.
KPU menyebutkan, pemilih dengan rentang usia 17-40 tahun mendominasi hingga 60 persen atau sekitar 110 juta dari total pemilih.
Karena itu, Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (GMPK) Kabupaten Banyuasin, Rahmat R Subakti mendorong anak muda agar memberikan kontribusi positif.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Prabowo Subianto Dapat Ucapan Selamat Sebagai Presiden Terpilih dari Menlu AS Anthony J Blinken
Capres Prabowo Subianto Ungkap Harapannya, Indonesia Mampu Ekspor Pangan dalam 4 Tahun ke Depan

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam gelaran pesta demokrasi tersebut, baik maju sebagai calon anggota legislatif maupun menggunakan hak pilihnya saat pemilu.
“Sebentar lagi bangsa Indonesia akan menyelanggaran pesta demokrasi lima tahunan. Anak muda tidak boleh anti politik.”
Baca artikel menarik lainnya, di sini: GMPK Cianjur Serukan Pentingnya Kawal Pemilu 2024 agar Transparan, Akuntabel, dan Berintegritas
Baca Juga:
Momen Prabowo Subianto Mampir Makan Bakso di Cimahi, Nyanyi Bareng dan Disambut Riuh Warga
“Generasi muda harus berperan di pemilu, baik sebagai calon anggota legislatif maupun pemilih muda,” kata Rahmat kepada wartawan, Kamis 22 Juni 2023.
Upaya mendorong anak muda agar terlibat aktif dalam pesta demokrasi telah dilakukan GMPK dengan beragam cara.
Salah satunya dengan mengadakan Diskusi Kebangsaan dengan tema ‘Peran Pemuda Menyongsong Pesta Demokrasi 2024’, pada Senin 12 Juni 2023 lalu.
Rahmat berpesan agar anak-anak muda di Indonesia, khususnya di Kabupaten Banyuasin untuk mengambil peran aktif dalam pemilu tahun depan.
Baca Juga:
Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pasangan Prabowo – Gibran di Pemilu 2024
Prabowo Subianto Diserang Fitnah Soal Pembelian Pesawat, Rosan Roeslani Sampai Cek ke Washington
“Tentunya anak muda harus bisa menjadi agen perubahan. Apalagi saat ini sudah memasuki tahapan pesta demokrasi 2024. Kini saatnya anak-anak muda ambil peran,” ucapnya.
Upaya anak muda untuk terjun ke dunia politik kerap mendapatkan tantangan. Hal ini pula yang dialami anggota DPRD Kabupaten Banyuasin Noor Ismatuddin.
Noor bercerita, bagaimana dirinya kerap mengalami penolakan dan dipandang sebelah mata saat mencalonkan diri sebagai caleg muda di pemilu.
Karena kegigihannya, Noor berhasilkan meyakinkan masyarakat banyak dan kini dipercaya mengemban amanah duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Banyuasin.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
“Saya dulu caleg termuda yang dianggap remeh oleh banyak orang, tetapi dengan tekat dan pantang mundur akhirnya saya bisa menjadi wakil ketua DPRD Banyuasin,” tegasnya.***
















