Kalah Lagi, Akhirnya Tim Nasional Indonesia Telan Pil Pahit dari Libya untuk Kedua Kalinya

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 6 Januari 2024 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Libya untuk kedua kalinya. (Dok. PSSI)

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Libya untuk kedua kalinya. (Dok. PSSI)

HEISPORT.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Libya untuk kedua kalinya dalam pertandingan persahabatan

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Petandingan persahabatan termasuk dalam rangakaian pemusatan latihan (TC) di Turki jelang Piala Asia 2023.

Berlaga di Stadion Titanic Mardan, Antalya, Turki, Jumat, 5 Januari 2024, Indonesia kalah dari Libya dengan skor akhir 1-2.

Skuad Garuda tampil meyakinkan pada menit awal pertandingan.

Hanya butuh enam menit bagi tim besutan Shin Tae-yong untuk membuka keunggulannya dalam laga ini.

Baca artikel lainnya di sini : Jadi CdM Olimpiade 2024 Paris, Anindya Bakrie Bertekad Tingkatkan Prestasi Raihan Medali Indonesia

Yakob Sayuri berhasil mencatatkan namanya di papan skor usia menyelesaikan umpan silang dari Ivar Jenner.

Yang tak mampu dibendung oleh kiper Libya, Murad Al-Wuheeshi. Indonesia unggul sementara dengan skor 1-0.

Namun, keunggulan Tim Merah-Putih tak berlangsung lama.

Lihat juga konten video, di sini: Momen Prabowo Subianto Lepaskan Pin Dinas Kemhan Saat Diundang Sebagai Capres oleh PWI Pusat

Pasalnya, pada menit ke-9, anak asuh dari Milutin Sredojevic ini mampu menyamakan kedudukan.

Osamah Al-Shuraimi yang berdiri bebas di pertahanan Indonesia mampu memasukan bola ke gawang yang dikawal oleh Ernando Ari. Skor menjadi 1-1.

Setelahnya, tempo pertandingan menjadi sedang-sedang saja.

Indonesia mencoba untuk mengembalikan keunggulannya melalui akselerasi dari sisi sayap. Akan tetapi, Indonesia malah kecolongan.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Libya mampu membalikkan keadaan pada menit ke-20.

Ahmed Ekrawa kembali mencatatkan namanya di papan skor dalam lawatan kedunya melawan Indonesia.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berawal dari kesalahan backpass dari Rizky Ridho, penyerang andalan The Mediterranean Knights ini dengan mudah menaklukan Ernando.

Dan memasukkan bola ke gawang Indonesia. Kini, Indonesia menjadi tertinggal 1-2.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Indonesia terus berupaya untuk setidaknya menyamakan kedudukan.

Sejumlah peluang didapat, akan tetapi, pengambilan keputusan yang salah menjadi persoalannya.

Hingga babak pertama usai, Indonesia masih tertinggal dengan skor 1-2.

Indonesia tampak memegang kendali pertandingan kala memasuki babak kedua.

Kini, juru taktik asal Korea Selatan itu mencoba untuk memainkan bola-bola pendek ditambah pressing yang tinggi.

Peluang terbaik untuk menyamakan kedudukan didapat pada menit ke-61.

Berawal dari posisi Yakob yang sudah bediri bebas, mengirimkan umpan silang ke Marselino Ferdinan.

Namun, sepakan K.M.S.K. Deinze masih jauh diatas mistar gawang Libya.

Shin Tae-yong mencoba memasukkan sejumlah tenaga baru untuk menambah kekuatan pada menit ke-75.

Nama-nama seperti Egy Maulana Vikri, Ramadhan Sananta, Sandy Walsh, Ricky Kambuaya, dan Saddil Ramdani.

Indonesia kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-87. Justin Hubner gagal memanfaatkan umpan terobosan dari Ridho.

Sepakan pemain asal klub Wolverhampton Wanderers ini masih bisa ditahan oleh Al-Wuheeshi.

Sananta juga mendapatkan peluang berharga pada menit ke-90+1.

Sudah berdiri bebas, menerima umpan terobosan dari Kambuaya, tendangan pemain asal klub Persis Solo ini masih melebar dari gawang Libya.

Skor 1-2 bertahan hingga laga usai.

Indonesia menelan kekalahan keduanya dalam pertandingan uji coba melawan Libya.

Setelah ini, Indoensia direncanakan bakal menjalani laga persahabatan terakhir jelang Piala Asia 2023 melawan Iran pada 9 Januari 2024 mendatang.***

Berita Terkait

Jonatan Christie Jadi Juara All England 2024 Lewat All Indonesian Finals, Mengulang Prestasi 30 Tahun Lalu
Live TV One, Ahad 31 Maret 2024: Keith Thurman Tantang Tim Tszyun Setelah Absen Selama 2 Tahun
Harapan Penggila Tinju Kandas Soal Perang Besar di Atas Ring antara Saul Canelo Alvarez vs David Benavidez
Termasuk bagi Atlet, Sejak Lama BUMN Memiliki Peran yang Sangat Besar dalam Dunia Olahraga Nasional
Merasa Dirugikan oleh Wasit, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Resmi Layangkan Protes ke AFC
Peraih 3 Medali Olimpiade Lisa Raema Rumbewas Meninggal Dunia, Sang Lifter Legendaris Indonesia
Akademi Sepak Bola Garudayaksa Kerja Sama dengan Aspire Qatar, Prabowo Kita Ingin Masuk Piala Dunia
Kolaborasi dengan Aspire Academy Asal Qatar, Ketua Umum PSSI Sebut Prabowo Majukan Sepakbola
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terbaru